Satu Tahun Kita
Ketika Tuhan-mu menikam
dari belakang dengan belatinya yang berkilau-kilapan
Dia menciptakan hati
untuk manusia
Adakah luka itu
sembuh setakjub sihir di masa lampau
apakah itu pasrah
apakah ini kepasrahan itu
Dan tikaman Tuhan-mu kembali menghunjam
Seperti gunung tinggi, dengan kabut-kabut langit
matahari pun tak mampu merayap
lembab, dingin, dan mengigil
itulah yang berlangsung sepanjang musim, saudaraku
Oh ya, kau, kau sendiri bagaimana?
Kabarmu secerah lampu disko?
Seindah sunset di pantai-pantai?
Ataukah semabuk pasangan kasmaran....
Aku hanya bisa berdoa, Tuhan-ku tetap melindungimu
Dan tikaman Tuhan-mu tetap menghunjam
03 Mei 2006

0 Comments:
Post a Comment
<< Home