Tuesday, May 09, 2006

Satu Tahun Kita

Ketika Tuhan-mu menikam
dari belakang dengan belatinya yang berkilau-kilapan
Dia menciptakan hati
untuk manusia

Adakah luka itu
sembuh setakjub sihir di masa lampau
apakah itu pasrah
apakah ini kepasrahan itu

Dan tikaman Tuhan-mu kembali menghunjam

Seperti gunung tinggi, dengan kabut-kabut langit
matahari pun tak mampu merayap
lembab, dingin, dan mengigil
itulah yang berlangsung sepanjang musim, saudaraku

Oh ya, kau, kau sendiri bagaimana?
Kabarmu secerah lampu disko?
Seindah sunset di pantai-pantai?
Ataukah semabuk pasangan kasmaran....

Aku hanya bisa berdoa, Tuhan-ku tetap melindungimu

Dan tikaman Tuhan-mu tetap menghunjam

03 Mei 2006

0 Comments:

Post a Comment

<< Home