Bukan Aku
Aku sebenarnya ingin meniti jalan kembali bersamanya. Menikmati keindahan tanpa pernah ada pamrih di dalamnya. Mengobrol lancar seperti halnya kawan lama. Tanpa batas, tanpa pernah ruang dan waktu mengekang. Kita adalah anak kecil yang tersatukan mainan baru.
Sebelum akhirnya, waktu mengatakan semuanya tentang kebenaran. Meski getir, ada senyum di mulutku. Bukan aku yang memutus tali silaturahim di antara kita....

0 Comments:
Post a Comment
<< Home